Minggu, 27 Desember 2015

Hokkaido, Surga Yang Terdampar di Utara Jepang

Ikuti Present Campaign HIS Winter Tour Blogging Competition
Jepang, kata pertama yang terlintas pertama di pikiran saya ketika ditanya mengenai negara mana yang akan saya kunjungi jika diberikan kesempatan berkelana ke luar negeri. Wisata, budaya, kuliner, pendidikan, serta teknologinya hanyalah segelintir dari sekian alasan saya ingin mengunjungi negeri matahari terbit ini.

Pesona Jepang seakan menghipnotis turis mancanegara untuk mengunjunginya. Setiap tahunnya, jutaan wisatawan menyambangi negeri yang dijuluki negeri sakura ini. Bukan untuk sekedar liburan, namun tak sedikit pula yang datang untuk menuntut ilmu di negara yang sering disebut-sebut memiliki perkembangan teknologi paling pesat di dunia.

Dari sekian banyaknya destinasi di Jepang, salah satu yang berhasil menyita perhatian saya adalah Hokkaido. Prefektur yang terletak di pulau dengan nama yang sama ini merupakan prefektur terbesar di Jepang dan satu-satunya yang terdiri atas kesatuan 14 subprefektur. Ibu kota Hokkaido adalah Sapporo yang juga merupakan kota terbesar di prefektur tersebut.

Sekilas Mengenai Hokkaido

sumber : www.cntraveler.com
Pulau Hokkaido merupakan pulau terbesar kedua setelah Pulau Honshu. Kedua pulau tersebut dipisahkan oleh Selat Tsugaru dan dihubungkan dengan terowongan bawah laut Seikan. Posisi geografisnya yang berada di utara Jepang membuat Hokkaido menjadi prefektur terdingin di Jepang. Hokkaido memiliki musim panas yang relatif sejuk dengan suhu udara rata-rata 17 hingga 22 derajat Celcius. Sedangkan di musim dingin, suhu udara bisa jauh dibawah titik nol, berkisar antara -12 hingga -4 derajat Celcius.

Suku bangsa asli di Hokkaido adalah suku Ainu. Suku Ainu inilah yang disebut-sebut sebagai penduduk asli Jepang. Konon, menurut catatan sejarah, suku Ainu secara genetis dan peradaban budaya sangat dekat dengan suku Inuit (Eskimo) di kutub utara.

Akses Transportasi ke Hokkaido

Salah satu cara untuk menuju ke Hokkaido adalah melalui udara. Bandar udaranya adalah Shin-Chitose, yang terletak 50 kilometer tenggara dari kota Sapporo. Bandara tersebut melayani rute penerbangan dari beberapa kota besar di Jepang termasuk dari Bandara Haneda di Tokyo. Penerbangan dari Tokyo sendiri dapat ditempuh dalam waktu satu setengah jam. Selain rute domestik, Shin-Chitose juga melayani beberapa rute penerbangan internasional seperti Seoul, Busan, Beijing, Shangai, Hongkong, Taipei, Guam, dan Yuzhno-Sakhalinsk (Rusia).

Selain melalui udara, akses dari Tokyo menuju Hokkaido juga dapat ditempuh melalui darat dengan menggunakan kereta cepat. Perjalanan tersebut dapat ditempuh dalam waktu 10 jam dengan beberapa kali transfer.

Destinasi Wisata di Hokkaido

Bukan Jepang namanya jika tak memiliki beragam wisata baik itu wisata tempat, budaya, maupun kuliner. Tak terkecuali Hokkaido, prefektur ini menawarkan pesona wisata musim dingin yang menarik. Mulai dari ski, festival salju hingga wisata kuliner seafood yang menggugah selera.

Tak hanya musim dingin, Hokkaido selalu atraktif untuk dikunjungi di musim-musim lainnya. Suhu yang sejuk di musim panas, bunga-bunga yang bermekaran di musim semi, ataupun daun-daun yang berubah warna di musim gugur. Semua itu dapat kita temui di Hokkaido.
  • Megahnya Benteng Goryokaku 

sumber : world-loves-hokkaido.com
Jepang merupakan negara yang terkenal dengan pesona arsitekturnya yang menakjubkan. Di Hokkaido, keindahan arsitektur tersebut dapat kita lihat pada Goryokaku. Goryoukaku adalah benteng berbentuk bintang atau jika diartikan secara harfiah berarti benteng yang memiliki lima sisi. Benteng bergaya Barat ini dibangun Keshogunan Edo dari tahun 1857 hingga 1864. Pada tahun 1913, situs Goryōkaku dibuka sebagai Taman Goryokaku. Situs ini juga telah ditetapkan sebagai situs bersejarah istimewa.
sumber: www.great-towers.com
Untuk dapat melihat keseluruhan dari benteng ini, pengunjung harus naik ke Goryoukaku Tower yang memiliki tinggi 107 meter. Dari sana, pengunjung dapat menyaksikan 1600 pohon sakura bermekaran dengan indahnya saat musim semi tiba. Goryoukaku Tower juga memiliki toko souvenir yang menjual beragam barang yang berhubungan dengan sejarah benteng seperti gantungan kunci, kartu pos, bahkan butter cookies dengan motif benteng dan tokoh-tokoh pentingnya.

Pengunjung yang ingin ke Benteng Goryokaku dapat menggunakan bus Hakodate. Setelah turun di pemberhentian Goryokaku Koen Iriguchi, pengunjung tinggal berjalan kaki selama 7 menit.
  • Bunga Berwarna-warni di Bukit Biei

sumber : pixabay.com
Bukit Biei merupakan salah satu wisata alam yang paling atraktif di Hokkaido. Pemandangan kebun bunga yang berwarna-warni menjadi suguhan utama yang ditawarkan bukit seluas 7 hektar ini. Lautan bunga Matahari, Lavender, Cosmos, Cockscomb dan Hydrangea seolah menjadi menu santapan yang hangat bagi mata yang memandangnya.

sumber: pixabay.com

Waktu yang tepat untuk berkunjung ke tempat ini adalah saat musim semi (sekitar bulan Mei) hingga musim gugur (sekitar bulan September). Uniknya, untuk memasuki bukit warna-warni ini, pengunjung tidak perlu membayar. Namun jika ingin berpartisipasi menjaga kelestarian bunga-bunga, pengunjung bisa membayar sebesar 200 yen. Untuk menuju ke Bukit Biei, pengunjung dapat menggunakan kereta dan turun di stasiun terdekat yaitu Stasiun Biei.
  • Wisata Pegunungan di Taman Nasional Shiretoko

sumber: www.snipview.com
Taman Nasional Shiretoko merupakan taman nasional berupa pegunungan yang terletak di ujung timur laut Pulau Hokkaido tepatnya di Semenanjung Shiretoko. Di taman nasional ini dapat kita jumpai kekayaan alam berupa lima danau, beberapa sumber air panas, air terjun Kamuiwakka, dan gunung rausu yang memiliki puncak tertinggi di kawasan Shiretoko.

Tak hanya kekayaan alam, di taman nasional ini dapat kita jumpai beraneka ragam fauna yang sulit kita jumpai di tempat lain. Beberapa diantara fauna tersebut adalah rubah merah, rusa Ezo, dan beruang cokelat.
sumber: topwalls.net
Untuk mengeksplorasi keindahanya, Taman Nasional Shiretoko juga telah memfasilitasi pejalan kaki dengan hiking trail sejauh 3 kilometer. Pada tahun 2005, Taman Nasional Shiretoko akhirnya ditetapkan sebagai Situs Warisan Alam Dunia oleh UNESCO. Selain Shiretoko, di Hokkaido juga dapat dijumpai taman nasional lainnya yaitu Taman Nasional Daisetzuan dan Taman Nasional Onuma Quasi.
  • Nikmatnya Bir Terbaik di Museum Bir Sapporo

sumber: world-loves-hokkaido.com
Meskipun terkenal dengan sake, namun minuman beralkohol paling populer di Jepang justru adalah bir. Hokkaido sendiri merupakan tempat lahirnya bir pertama di Jepang. Produk utamanya yang paling populer adalah bir Sapporo. Ingin mengenal lebih jauh mengenai bir Jepang? Maka Museum Bir Sapporolah tempatnya.

Sesuai namanya, Museum Bir Sapporo terletak di Kota Sapporo, Hokkaido. Museum tersebut merupakan satu-satunya museum bir di Jepang. Tak hanya sejarah, disini pengunjung juga dapat menambah wawasan mengenai proses pembuatan bir di Jepang. Pengunjung yang ingin berkunjung ke museum ini tak perlu membayar biaya masuk. Biaya hanya dikenakan bagi pengunjung yang ingin menikmati produk bir.
sumber: world-loves-hokkaido.com

Museum Bir Sapporo beroperasi dari pukul 10.30 hingga 6.30 sore. Untuk berkunjung ke museum ini, pengunjung dapat menggunakan subway Higashi–Kuyakusho kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 10 menit dari stasiun.

  • Festival Salju Sapporo

sumber: world-loves-hokkaido.com
Festival Salju Sapporo merupakan festival salju terbesar di Jepang yang diadakan di kota Sapporo, Hokkaido. Setiap tahunnya lebih dari dua juta wisatawan baik domestik maupun mancanegara berkunjung ke Sapporo selama berlangsungnya festival ini. 
sumber: world-loves-hokkaido.com
Festival budaya yang diadakan di 7 hari di awal bulan Februari ini dilangsungkan di tiga kawasan utama yaitu Taman Odori, Susukino, dan Sapporo Satoland. Di Taman Odori, wisatawan dapat menyaksikan pameran miniatur bangunan serta ukiran es berukuran besar. Untuk pameran ukiran es yang lebih kecil digelar di Susukino, sementara acara untuk keluarga diadakan di Sapporo Satoland. Tak hanya pameran, namun wisatawan juga dapat menyaksikan pertunjukan musik sambil menikmati beragam makanan khas Hokkaido.

  • Wisata Klasik Khas Kanal Otaru

sumber : commons.wikimedia.org
Destinasi wisata Hokkaido berikutnya yang patut dikunjungi adalah Kanal Otaru. Dulunya, Otaru merupakan kota pelabuhan, dan menjadi roda perekonomian di Hokkaido. Bangunan tua berupa kantor perdagangan, perikanan, dan gudang  yang tetap dipertahankan hingga kini, menambah kesan klasik ketika berjalan di sepanjang pinggiran kanal ini.

Jika di Sapporo ada Sapporo Yuki No Matsuri, maka di Otaru juga ada yang tak kalah menarik yaitu festival Otaru Yuki Akari no Michi. Di festival musim dingin ini, wisatawan dapat menyaksikan  Kota Otaru yang tertimbun salju dan dihiasi oleh manusia salju yang bercahaya.

sumber: mypastinrandom.wordpress.com

Bagi pengunjung yang ingin berkunjung ke Kanal Otaru dapat menggunakan kereta dan turun di Stasiun Otaru, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar sepuluh menit. Bagi, yang tak ingin berjalan kaki bisa memilih alat transportasi lain yaitu bus dengan waktu tempuh sekitar 2 menit dari stasiun.
 

Wisata Kuliner Khas Hokkaido

Tak lengkap rasanya jika berpelesir ke negeri sakura tanpa mencicipi kuliner khasnya. Tak terkecuali Hokkaido, prefektur yang satu ini juga menawarkan beragam makanan khas yang siap menggoyang lidah.
  • Ishikari Nabe

sumber: www.todayonline.com
Nabe merupakan hidangan populer di seluruh perfektur di Jepang selama musim dingin, namun yang paling istimewa tentu saja Ishikari Nabe dari Hokkaido. Makanan khas Hokkaido yang satu ini menghidangkan salmon dengan sayuran yang direbus dalam kuah miso. Selanjutnya ditambahkan sentuhan terakhir berupa lelehan mentega.
  • Ramen Sapporo

sumber: www.japanesefoodreport.com
Makanan yang paling umum ditemukan di Sapporo apalagi kalau bukan Ramen Sapporo. Ramen sendiri hidangan China yang diadaptasi sesuai selera oleh orang Jepang. Awalnya ramen disajikan dalam sup kedelai berbasis shoyu. Sup dasar tradisional Ramen Sapporo terbuat dari lemak babi dan miso yang dikombinasikan dengan mie keriting dan diberi daging babi panggang, rebung, dan tumis sayuran seperti tauge.
  • Shiroi Koibito

sumber: www.guidea.com
Shiroi Koibito merupakan salah satu penganan paling populer di Hokkaido. Shiroi Koibito sendiri jika diartikan secara harfiah berarti “cinta putih” atau “kekasih putih”. Camilan ini terdiri dari dua kue mentega tipis dan lapisan cokelat putih di tengahnya. Bagi yang ingin berbelanja oleh-oleh khas Hokkaido, maka produk ini sangat direkomendasikan. Selain rasanya yang nikmat, harganya juga sama di seluruh Sapporo. Pemerintah Hokkaido menetapkan harga banderol yang tetap untuk biskuit ini. Kemasan terkecil Shiroi Koibito berisi 9 set biskuit kecil dihargai sebesar 576 Yen.

Mengeksplorasi setiap seluk-beluk Hokkaido tentunya takkan pernah habis jika hanya melalui tulisan semata. Tentunya masih banyak lokasi wisata lainnya dan juga kuliner yang dijamin bakal memanjakan lidah. Akan menjadi pengalaman menarik jika bisa mengunjunginya secara langsung, bukan?

Ada banyak pilihan jika kita ingin mengunjungi Hokkaido. Mengunjunginya dengan menggunakan jasa travel akan menjadi pilihan yang menyenangkan. Ingin jasa travel yang murah dan mudah? Maka H.I.S lah jawabannya.

H.I.S. menyediakan layanan individual maupun group tour dengan tujuan perjalanan domestik maupun internasional serta berbagai produk guna memudahkan wisata Anda”

Dalam meningkatkan pelayanannya, H.I.S juga berkolaborasi dengan maskapai penerbangan All Nippon Airways dengan nama kolaborasi HAnavi. Dengan Hanavi, perjalanan domestik ke berbagai wilayah di Jepang bisa ditempuh dengan murah dan mudah.

HAnavi adalah kolaborasi antara H.I.S. dengan ANA (All Nippon Airways yang dirancang khusus untuk wisatawan asing yang datang ke Jepang. HAnavi menyediakan paket Tiket Penerbangan Domestik + Hotel dengan harga yang MURAH MERIAH berangkat dari Tokyo atau dari Osaka.”

Aneka informasi mengenai destinasi wisata menarik di Jepang juga dapat kita akses melalui akun facebook resmi H.I.S Travel Indonesia di https://www.facebook.com/HISTravelIndonesia. Jadi semakin tertarik untuk mengunjungi Jepang, bukan? 

Nah, bagi kamu yang ingin liburan gratis ke Jepang, H.I.S bekerja sama dengan Kawaii Beauty Japan sedang mengadakan kompetisi blogging dengan hadiah berupa paket Japan Winter Tour untuk dua orang pemenang! Caranya tinggal klik banner yang tertera pada blog ini. Semoga berhasil!